Origami merupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula sejak kertas diperkenalkan pada abad pertama di zaman Tiongkok kuno pada tahun 105 Masehi oleh Ts'ai Lun.
Entah sejak kapan origami ini masuk ke Indonesia dan menyebar keseluruh dunia
, namun yang pasti origami kini telah menjadi sebuah budaya universal yang dimiliki oleh semua negara dan bangsa. Bagi sebagian orang tua, origami mungkin terkesan kekanak-kanakan dan kurang memiliki "nilai". Menurut pengalaman penulis, kebanyakan orang tua yang menganggap origami adalah sebuah hal yang kekanak-kanakan dan tak bernilai justru karena mereka belum/tidak bisa memainkan origami itu sendiri. seringkali mereka terbentur pada ketidak mampuan untuk melipat dan membuat bentuk yang tepat dan menarik sehingga akhirnya membela diri dengan mengatakan bahwa origami itu terlalu kekanak-kanakan.
Namun tahukah anda, bahwa origami memiliki potensi mencerdaskan otak?
Origami adalah sebuah permainan yang membutuhkan kerja tangan dan terutama otak. ketika seseorang memainkan sebuah origami biasa seperti sebuah pesawat yang "hanya" memiliki bentuk abstrak dan dengan pola lipatan sederhana (seperti gambar dibawah sebelah atas), mereka mungkin akan cenderung bosan, tapi bagaimana jika yang mereka bentuk adalah model yang bentuknya cukup realis dan memiliki pola rumit? (seperti gambar dibawah sebelah bawah) tentu origami akan menjadi sesuatu yang menarik. Apalagi jika sang pembuat bisa membentuk model baru yang menarik, tentu ia tidak akan lagi menyebut origami sebagai sesuatu yang kekanak-kanakan.
Bagi anak-anak sendiri, origami bisa menjadi salah satu cara untuk merangsang otak mereka. Dengan melihat pola origami, seorang anak akan belajar meniru pola yang menjadi contohnya, ia akan belajar mematuhi pola dan aturan yang telah ditunjukkan . Ketika ia melipat, maka ini akan menjadi rangsangan bagi otaknya untuk memerintahkan tangan agar bertindak hati-hati dan teliti. Dan ketika ia telah mampu untuk membentuk, maka akan muncul rasa puas dan senang bagi dirinya dan itu akan menjadi langkah awal baginya untuk mempercayai kemampuan dirinya, dan akan menjadi awal bagi dirinya untuk mencoba membuat lagi bentuk lain yang mungkin memiliki pola dan bentuk yang lebih rumit dan lebih merangsang otak untuk berfikir dan berfikir...dan apakah yang akan didapat anak kalau bukan peningkatan kinerja otak...???
Permainan origami juga merupakan permainan yang bisa dibilang tidak hanya bermanfaat bagi otak, namun juga hemat dikantong dan ramah lingkungan...:-)
Dibawah ini adalah gambar origami tingkat lanjut, bisakah anda membuatnya..???jika bisa tolong ajari saya...:-)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar