Sebagai orang tua kita ingin
memberikan pendidikan yang terbaik pada anak-anak kita. Dan hal itu dapat
dilakukan dengan berbagai cara, memilihkan sekolah yang baik buat anak-anak
kita.
Saat memasukan anak-anak kita ke
playgroup berbeda dengan TK, karena yang diutamakan adalah
beradaptasi/sosialisasi dengan teman sebayanya disamping ada tujuan lain
diantaranya :
bermain & bersenang-senang,
sharing, merasakan "menang dan kalah", melatih kreatifitas anak,
melatih motorik kasarnya, mempersiapkan anak agar pada saat masuk TK sudah
tidak lagi susah dalam bergaul / beradaptasi dengan guru serta teman-temannya..
Untuk pertimbangan pemilihan TK
diantaranya adalah :
·
Agama, mencari sekolah yang sesuai
dengan agama karena pelajaran agama harus sudah dikenalkan kepada anak dari
sejak dia dalam kandungan Ortua & juga sejak dia sudah mengetahui/ mengenal
agamanya. Atau mencari sekolah yang tidak berdasarkan agama tertentu sehingga
diharapkan anak menyadari dan mengetahui adanya perbedaan agama, perbedaan ras
dan anak dapat bersikap sopan terhadap yang lain dan anak sadar akan identitas
dirinya tetapi juga luwes bergaul dengan mereka yang berbeda dari dirinya.
·
Lokasi, dekat dengan rumah karena
anak masih kecil, mudah untuk diantar dan dijemput. Jika terpaksa memilih
sekolah yang letaknya jauh dari rumah, pengunaan bis sekolah dapat
dipertimbangkan. Bis sekolah dapat melatih anak untuk mandiri dan bersosialisai
dengan teman–teman yang berada dalam bis tersebut apalagi jika kedua orang tua
bekerja dan tidak ada yang dapat mengantar dan menjemput, tetapi jika
mengunakan bis sekolah anak akan berada terlalu lama dalam bis sekolah.
·
Kurikulum, mutu pendidikan,
kemampuan guru, dan sekolah tidak mematikan kreatifitas anak, dimana anak tidak
dituntut untuk mengikuti kehendak gurunya.
·
Biaya, dengan biaya yang tidak
terlalu mahal dan kualitas yang tidak mengecewakan.
Saat anak memasuki sekolah yang
lebih tinggi SD, SMP, SMA pertimbangan mutu sekolah, disiplin
sangat diutamakan, kemudian kita berpikir untuk memasukan anak-anak kita pada
sekolah swasta sesuai dengan agama atau pertimbangan lainya. Sekolah
swasta memiliki fasilitas lebih dari sekolah negeri, dan guru yang selalu
membimbing, mengarahkan dapat mudah ditemui, dengan bayaran yang tinggi sekolah
swasta hanya dapat dinikmati golongan tertentu yang akhirnya tidak ada
perbedaan yang mencolok. Berbeda dengan sekolah negeri yang miskin akan
fasilitas, guru yang terkadang tidak ditempat, sehingga murid
"dipaksa" untuk mampu mandiri dan belajar sendiri, dan banyak
keanekaragaman murid. Kebanyakan dan disadari atau tidak, memilih sekolah
terkadang merupakan obsesi dari orang tua & rasa cinta Almamater.
Pendidikan anak bukan hanya
disekolah saja, tetapi dirumah dan di masyarakat sekitar kita. Sebagai orangtua
hanya berusaha membangun fondasi yang kuat untuk mereka termasuk
mental-spiritual dan kita harus dapat menjadi teladan yang baik untuk anak
kita.
Sebagai orangtua sebaiknya tidak
hanya memikirkan IQ anak saja tetapi kita berusaha membentuk keseimbangan
antara IQ dan EQ (kecerdasan emosional seseorang yang dipengaruhi oleh
lingkungan), karena dengan EQ tinggi anak diharapkan dapat survive dalam
segala masalah hidup walaupun anak itu hanya memiliki IQ yg rendah, dia mampu
menghadapai kegagalan dan belajar mengambil pelajaran dari kegagalan tersebut.
Pada seseorang yang memiliki EQ rendah sedangkan berIQ tinggi, atau di atas
rata - rata akan mempunyai kecendrungan untuk sulit menguasai emosi.
Apapun usaha dan harapan orangtua
pada anak hrus diingat bahwa itu adalah kehidupan anak bukan milik kita, maksud
kita ingin anak kreatif dan mandir tetapi sudah ngatur semua masa depannya.
Sumber : www.dunia-ibu.org/html/pendidikan_anak.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar